Putaran pertama film pendek AI bukan potongan festival yang selesai. Itu adegan multi-shot yang terbaca yang bisa kamu nilai untuk beat cerita: siapa, di mana, apa yang berubah. FLUX 3 diposisikan publik untuk multi-shot dari satu prompt, klip hingga sekitar 20 detik, dan audio native yang bisa membawa energi dialog, ambiens, dan SFX bersama (pengumuman Black Forest Labs; blog BFL; model BFL; liputan The Decoder; catatan multi-shot awal dari Justine Moore / a16z).
Pakai paket ini untuk menyusun shot adegan di browser di video FLUX 3. Untuk peta model, lihat Apa Itu FLUX 3?. Untuk latihan tata bahasa shot, lihat Multi-Shot & Audio Native.
Ringkasan
- Putuskan pekerjaan adegan (dialog / aksi outdoor / suasana).
- Tulis Shot 1 / 2 / 3 dengan ukuran kamera + kata kerja.
- Kunci pakaian, rambut, lokasi dalam satu baris kontinuitas.
- Tambah satu prioritas audio (energi dialog atau ambiens atau SFX).
- Jalankan di video; layar penuh sekali; simpan identitas terbaik.
Poin utama
- Putaran pertama = keterbacaan cerita, bukan nilai akhir.
- Multi-shot dari satu prompt adalah pembeda yang disoroti kreator saat peluncuran (venturetwins).
- ~20 dtk adalah batas durasi yang disebut publik—bukan syarat untuk setiap take (The Decoder).
- Audio native berarti kamu bisa mengarahkan nada ruangan, energi ucapan, atau keheningan dengan sengaja (BFL).
- Still karakter opsional dulu: gambar → gambar ke video untuk kunci identitas yang lebih sulit.
Skenario: apa arti “putaran pertama”
| Kamu ingin… | Perlakukan output sebagai… | Langkah berikutnya | | --- | --- | --- | | Pitch short ke kolaborator | Bukti multi-shot yang bisa dipakai storyboard | Tulis ulang hanya shot yang lemah | | Tes beat dialog | Cek gerak bibir + reaksi | Utamakan close-up, hindari wide ekstrem | | Scout energi outdoor | Tata bahasa kamera + kunci pakaian | Durasi lebih pendek, lebih sedikit potongan |
Jangan minta lima lokasi dan enam karakter dalam satu putaran pertama. Dua orang, satu tempat, tiga shot sudah cukup.
Prompt 1 — beat dialog dapur (salin-tempel)
Horizontal short-film scene, about 12 seconds, warm kitchen night, practical fairy lights bokeh.
Shot 1 medium two-shot: two friends at a small table with tea cups, soft eye contact.
Shot 2 over-shoulder: person A speaks with natural lip motion, gentle smile, steam rising.
Shot 3 reaction close-up: person B laughs, eyes crinkle, cup clinks lightly.
Same wardrobe and hairstyles across all shots, same table props and wall color.
Quiet room tone, light cup clink SFX, conversational dialogue energy, no loud score, no subtitles, no watermark.
Prompt 2 — mikro-adegan aksi outdoor (salin-tempel)
Horizontal action micro-scene, about 8 seconds, golden hour park path.
Shot 1 wide tracking: runner in red jacket jogs toward camera on gravel path.
Shot 2 side medium: arms and jacket fabric motion, trees streak softly.
Shot 3 low angle hero: runner passes camera, dust motes in sunbeams.
Same red jacket, black shorts, and shoes throughout; continuous park location.
Footsteps and light wind ambience, no music, no dialogue, no text, no watermark.
Prompt 3 — putaran pertama satu karakter yang moody (salin-tempel)
Horizontal contemplative scene, about 10 seconds, rainy city night, neon reflections on wet asphalt.
Shot 1 wide: lone figure under a bus shelter, umbrella closed, distant traffic bokeh.
Shot 2 medium: figure looks up, rain on coat fabric, subtle breath vapor.
Shot 3 close-up: eyes reflect neon, calm resolve, almost no head motion.
Same charcoal coat and scarf across shots, same shelter location continuity.
Rain ambience and distant traffic only, no music bed, no dialogue, no on-screen text, no watermark.

Bahasa still dari sehari-hari sampai sinematik · frame showcase di FLUX 3 · still perencanaan putaran pertama, bukan still film yang dinilai
Kunci kontinuitas (curi paragraf ini)
Tempel ini setelah daftar shot kustom mana pun:
Continuity lock: same faces, hair, wardrobe colors, and location props in every shot.
No costume changes, no new characters, no logo watermarks, no random on-screen text.
Jika identitas drift, kurangi jumlah shot atau generate still hero di gambar dan animasikan dengan gambar ke video di video.
Lolos/gagal untuk take cerita
- Urutan beat — apakah 1→2→3 terbaca sebagai cerita yang disengaja?
- Identitas — orang yang sama lintas potongan?
- Geografi — tempat yang sama kecuali kamu menulis cutaway?
- Tangan / wajah — close-up yang bisa dipakai?
- Kecocokan audio — energi dialog hanya di tempat mulut terbaca?
- Durasi — setiap shot cukup panjang agar sempat terbaca?
Dua gagal → tulis ulang satu baris shot, generate ulang.
Evaluasi 3 langkah di flux3.video
- Buka video FLUX 3.
- Tempel Prompt 1 sebagai adegan kontrol dialogmu.
- Simpan take identitas terbaik; kunci still opsional di gambar.
FAQ
Apakah ini film pendek yang selesai?
Tidak—itu putaran pertama untuk menyusun shot dan kontinuitas. Edit, grade, dan desain suara tetap dikerjakan belakangan.
Mengapa multi-shot alih-alih satu take panjang?
Catatan kreator publik FLUX 3 menekankan kontrol multi-shot dari satu prompt (venturetwins). Itu cocok dengan cara film pendek disusun di storyboard.
Berapa lama adegan putaran pertama seharusnya?
Materi publik menyebut hingga sekitar 20 detik (The Decoder). Mulai 8–12 dtk agar setiap potongan tetap terbaca.
Bisa mendapat energi dialog native?
Ya—minta energi ucapan percakapan dan taruh pembicara di frame medium/close (pembingkaian audio BFL; The Decoder).
Kapan saya pakai gambar ke video?
Saat tampilan karakter sudah disetujui sebagai still. Pertahankan outfit; prompt hanya kamera + aksi + audio.
Berapa karakter maksimal untuk putaran pertama?
Dua adalah batas yang baik sampai identitas stabil.
Jalur coba gratis?
Paket terkait?
Iklan UGC · Demo produk · Panduan multi-shot.
Tentang Reese Okada
Reese Okada adalah penulis alur kerja video AI yang mengubah prompt multi-shot menjadi alur browser yang bisa diulang di FLUX 3.
